Minggu, 13 Oktober 2019
Minggu, 06 Oktober 2019
Minggu, 15 September 2019
TUGAS MARKETING KELAS X BDP
NAMA : AISYAH GUMARANG.
KELAS/NO ABSEN : X BDP/01 (SATU)
Tugas Latihan Soal Marketing Kelas X BDP
Kerjakan Soal-soal ESSAY dibawah ini
dengan singkat dan Jelas Jawaban !
1. Jelaskan Pengertian Segmentasi
Pasar, dan sebutkan tujuan
dilakukannya segmentasi pasar oleh perusahaan!
: a. Pengertian
Segmentasi Pasar
Segmentasi
pasar adalah proses membagi calon konsumen potensial ke dalam kelompok, atau
segmen, berdasarkan karakteristik yang berbeda.
b. Tujuan
Segmentasi Pasar
· Pasar lebih
mudah dibedakan
· Pelayanan kepada
pembeli menjadi lebih baik
· Strategi pemasaran
menjadi lebih mengarah
· Menganalisis
pasar
· Menemukan ceruk
peluang
· Menguasai posisi
yang superior dan kompetitif
· Menentukan strategi
komunikasi yang efektif dan efisien.
2. Dalam melakukan segmentasi pasar
harus memenuhi kriteria sbb,
Jelaskan dengan singkat dan jelas
masing-masing kriteria tersebut
a. Measurable
:
(Terukur)
Segmen pasar
harus diukur berdasarkan nilai atau volume penjualan (yaitu jumlah pelanggan
dalam segmen ini). Riset pasar yang andal harus mampu mengidentifikasi ukuran
segmen pasar hingga tingkat akurasi yang masuk akal, sehingga ahli strategi
kemudian dapat memutuskan apakah, bagaimana, dan sejauh mana mereka harus
memfokuskan upaya mereka pada pemasaran ke segmen ini.
b. subtantial
:
(Substansial)
Sederhananya,
tidak akan ada gunanya membuang anggaran pemasaran dalam pasar yang tidak cukup
besar, atau memiliki daya beli negatif. Segmen pasar yang layak adalah dari
kelompok yang homogen dengan karakteristik yang jelas seperti kelompok usia,
latar belakang sosio-ekonomi dan persepsi merek. Hal yang “musiman” juga
penting di sini. Tidak ada ahli segmentasi pasar yang akan merekomendasikan
untuk fokus pada kelompok pelanggan yang tidak stabil yang kemungkinan akan
bubar, satu atau dua tahun.
c. Accesible
:
(Dapat
diakses)
Ketika
melakukan riset terhadap segmen pasar, penting untuk mempertimbangkan bagaimana
audiens dapat mengakses informasi
tersebut. Lalu, Anda juga harus mengenal kekuatan dan kemampuan departemen
pemasaran perusahaan Anda. Mungkin ada
segmen yang efektif menanggapi iklan outdoor lebih baik seperti baliho atau
papan reklame. Namun ada pula segmen yang lebih suka menanggapi informasi
melalui kampanye media sosial, iklan
televisi, atau sejumlah pendekatan lainnya.
d. Diferentiable
:
(Dapat
dibedakan)
Segmen pasar
yang ideal di sisi internal harus homogen, (semua pelanggan di dalam segmen
memiliki preferensi dan karakteristik yang sama), namun secara eksternal adalah
heterogen. Perbedaan antara segmen pasar harus didefinisikan dengan jelas
sehingga kampanye produk dan alat
pemasaran dilaksanakan tidak tumpang tindih.
3
Diantara penetapan segmentasi pasar ada yang berpedoman pada,
Jelaskan dengan singkat dan jelas
masing-masing segmentasi
tersebut berikan contohnya!
a.
Preferensi Pelanggan
: Preferensi pelanggan seperti persepsi bahan
makanan. Misalnya, merek saus salad dengan semua bahan alami untuk pelanggan
yang tidak menyukai bahan yang terdengar seperti bahan kimia.
b.
Sensitifitas harga
: Di luar penghasilan, orang memiliki kepekaan
harga yang berbeda dibandingkan dengan kategori produk. Misalnya, konsumen
iphone yang membeli smartphone tersebut dengan harga yang kebanyakan orang
bilang cukup mahal, namun tidak bagi para pecinta produk Apple yang tahu
kelebihannya.
4. Jelaskan maksud pengelompokan
segmentasi pasar berdasarkan
a. Demografis
:
Demografi
seperti usia, jenis kelamin, pendidikan, kebangsaan, agama, dan etnis.
Misalnya, produk asuransi untuk manula.
c.
Geografis
:segmentasi pasar ini dibagi kedalam beberapa
bagian geografi seperti Negara,wilayah,kota,desa
5. Jelaskan hubungan Segmentasi Pasar
dengan Analis Pasar!
: segmentasi
pasar itu mrnganalisis karakteristik pembeli. Hasil analisis itu akan beragam
dan masuk kedalam karakteristik pembeli yang berbeda beda maka dibutuhkan
marketing yang bisa mengurus diberbagai bidang.
Minggu, 08 September 2019
MATERI SEGMENTASI PASAR X-BDP
SEGMENTASI PASAR
Pengertian segmentasi pasar
Segmentasi pasar adalah pengelompokkan pasar menjadi kelompok-kelompok konsumen yang homogen, dimana tiap kelompok (bagian) dapat dpilih sebagai pasar yang dituju (ditargetkan) untuk pemasaran suatu produk. Agar segmentasi pasar atau pengelompokkan pasar dapat berjalan dengan efektif maka harus memenuhi syarat-syarat pengelompokkan pasar sebagai berikut :
1. Measurability, yaitu ciri-ciri atau sifat-sifat tertentu pembeli harus dapat diukur atau dapat didekati.
2. Accessibility, yaitu suatu keadaan dimana perusahaan dapat secara efektif memusatkan (mengarahkan) usaha pemasarannya pada segmen yang telah dipilih.
3. Substantiability, yaitu segmen pasar harus cukup besar atau cukup menguntungkan untuk dapat dipertimbangkan program-program pemasarannya.
3. Substantiability, yaitu segmen pasar harus cukup besar atau cukup menguntungkan untuk dapat dipertimbangkan program-program pemasarannya.
1. Measurability, yaitu ciri-ciri atau sifat-sifat tertentu pembeli harus dapat diukur atau dapat didekati.
2. Accessibility, yaitu suatu keadaan dimana perusahaan dapat secara efektif memusatkan (mengarahkan) usaha pemasarannya pada segmen yang telah dipilih.
3. Substantiability, yaitu segmen pasar harus cukup besar atau cukup menguntungkan untuk dapat dipertimbangkan program-program pemasarannya.
3. Substantiability, yaitu segmen pasar harus cukup besar atau cukup menguntungkan untuk dapat dipertimbangkan program-program pemasarannya.
Pada hakekatnya setiap perusahaan yang menjual barang dan jasa hendaknya perlu melakukan segmentasi pasar (market segmentation). Lalu timbul suatu pertanyaan. Apa definisi atau pengertian segmentasi pasar (market segmentation)? dan apa pula tujuan segmentasi pasar (marketing segmentation) itu? Morrison memberikan definisi atau pengertian tentang market segmentation (segmentasi pasar) dengan mengatakansebagai berikut : “Market segmentation is the division of the overall market for a service into groups with common characteristics” Atau dalam terjemahan bebasnya (bahasa Indonesia) dikatakan bahwa segmentasi pasar (market segmentation) merupakan pembagian dari keseluruhan pasar untuk suatu pelayanan dalam kelompok-kelompok dengan karakteristik umum. Segmentasi pasar (marketing segmentation) merupakan suatu langkah awal pemasaran (marketing) untuk membagi-bagi berbagai macam konsumen yang ada di pasar dan memilih salah satu bagian dari segmen tersebut yang akan dijadikan target pemasaran (Marketing Target). Yang dimaksud dengan target pemasaran (Marketing Target) di atas adalah jenis konsumen yang dipilih merupakan tujuan pemasaran (marketing goals) paket outbound tour. Tujuan utama segmentasi pasar (Market Segmentation) adalah untuk merangsang semua pelanggan yang berpotensial. Pemasaran (marketing) yang tidak memiliki target adalah sia-sia, karena ada banyak kelompok pelanggan yang mungkin tidak tertarik untuk membeli jasa yang dijual. Inti dari suatu pemasaran (marketing) yang baik adalah mengambil satu segmen yang paling menarik dalam pelayanan yang spesifik dan mengaplikasikan unsur-unsur pemasaran terhadap segmen tersebut. Segmentasi (segmentattion) mencakup beberapa analisis sebagai berikut, segmen pasar (market segment) mana yang menjadi target pasar (market target)? Apa yang pelanggan inginkan dari jenis pelayanan yang dijual? Bagaimana cara terbaik untuk menyusun unsur-unsur pemasaran dalam memenuhi berbagai keinginan dan kebutuhan mereka? Di mana pelayanan tersebut dipromosikan? Dan kapan pelayanan itu dipromosikan?
Pembagian segmen pasar:
1. Segmentasi pasar konsumen
Yaitu membentuk segmen pasar dengan menggunakan ciri-ciri konsumen (consumer characteristic), kemudian perusahaan akan menelaah apakah segmen-segmen konsumen ini menunjukkan kebutuhan atau tanggapan produk yang berbeda.
2. Segmentasi pasar bisnis
Yaitu membentuk segmen pasar dengan memperhatikan tanggapan konsumen (consumer responses) terhadap manfaat yang dicari, waktu penggunaan, daan merek.
3. Segmentasi pasar yang efektif (Fandy Ciptono, 2001)
* Dapat diukur (measurable), ukuran, daya beli, profil segmen;
* Besar segmen (subtantial): cukup besar dan menguntungkan untuk dilayani;
* Dapat dijangkau (accessible): dapat dijangkau dan dilayani secara efektif;
* Dapat dibedakan (differentiable): secara konseptual dapat dipisahkan dan memberi tanggapan yang berbeda terhadap elemen dan program bauran;
* Dapat diambil tindakan (actionable): program yang efektif dapat dirumuskan untuk menarik dan melayani segmen tersebut.
Evaluasi terhadap segmen pasar adalah adanya pertumbuhan segmen, daya tarik struktur segmen secara keseluruhan dan SDM, serta tujuan dan sumber daya perusahaan apakah perusahaan berinvestasi dalam segmen tersebut atau tidak
Penentuan Target Pasar
Konsentrasi segmen tunggal
Perusahaan memilih berkonsentrasi pada segmen tertentu. Hal itu dilakukan karena dana yang terbatas, segmen tersebut tidak memiliki pesaing, dan merupakan segmen yang paling tepat sebagai landasan untuk ekspansi ke segmen lainnya.
Spesialisasi selektif
Perusahaan memilih sejumlah segmen pasar yang menarik dan sesuai dengan tujuan serta sumber daya yang dimiliki.
Spesialisasi pasar
Perusahaan memusatkan diri pada upaya melayani berbagai kebutuhan dari suatu kelompok pelanggan tertentu.
Spesialisasi produk
Perusahaan memusatkan diri pada pembuatan produk tertentu yang akan dijual kepada berbagai segmen pasar.
Pelayanan penuh (full market coverage)
Perusahaan berusaha melayani semua kelompok pelanggan dengan semua produk yang mungkin dibutuhkan. Hanya perusahaan besar yang mampu menerapkan strategi ini, karena dibutuhkan sumber daya yang sangat besar.
Pengertian Positioning
Positioning berhubungan dengan upaya identifikasi, pengembangan, dan komunikasi keunggulan yang bersifat khas serta unik. Dengan demikian, produk dan jasa perusahaan dipersepsikan lebih superior dan khusus (distinctive) dibandingkan dengan produk dan jasa pesaing dalam persepsi konsumen.
Fokus utama positioning adalah persepsi pelanggan terhadap produk yang dihasilkan dan bukan hanya sekedar produk fisik. Keberhasilan positioning sangat ditentukan oleh kemampuan sebuah perusahaan untuk mendeferensiasikan atau memberikan nilai superior kepada pelanggan. Nilai superior sendiri dibentuk dari beberapa komponen.
Sedangkan kunci utama keberhasilan positioning terletak pada persepsi yang diciptakan dari: persepsi perusahaan terhadap dirinya sendiri, persepsi perusahaan terhadap pesaing, persepsi perusahaan terhadap pelanggan, persepsi pesaing terhadap dirinya sendiri, persepsi pesaing terhadap perusahaan, persepsi pesaing terhadap pelanggan, persepsi pelanggan terhadap dirinya sendiri, persepsi pelanggan terhadap perusahaan, dan persepsi pelanggan terhadap pesaing.
Pengertian Deferensiasi
Deferensiasi yang kompetitif adalah tindakan merancang satu perbedaan yang berarti untuk membedakan penawaran perusahaan dari lawan/pesaing. Deferensiasi bisa berdasarkan "produk" yang ditawarkan dengan berbagai keistimewaan, penambahan pelayanan, peningkatan kualitas, kemudahan pelanggan, dll. Deferensiasi "personil" dengan cara mempekerjakan atau melatih orang-orang yang lebih baik dari pesaing mereka. Sedangkan deferensiasi "saluran" yaitu perusahaan mencapai deferensiasi dengan cara membentuk saluran distribusi, terutama jangkauan, keahlian, dan kinerja saluran tersebut. Diferensiasi "citra" adalah persepsi masyarakat terhadap perusahaan atau produk.
Manfaat dan Kelemahan Segmentasi
Banyaknya perusahaan yang melakukan segmentasi pasar atas dasar pengelompokkan variabel tertentu. Dengan menggolongkan atau mensegmentasikan pasar seperti itu, dapat dikatakan bahwa secara umum perusahaan mempunyai motivasi untuk mempertahankan dan meningkatkan tingkat penjualan dan yang lebih penting lagi agar operasi perusahaan dalam jangka panjang dapat berkelanjutan dan kompetitif (Porter, 1991).
Manfaat yang lain dengan dilakukannya segmentasi pasar, antara lain:
1. Perusahaan akan dapat mendeteksi secara dini dan tepat mengenai kecenderungan-kecenderungan dalam pasar yang senantiasa berubah.
2. Dapat mendesign produk yang benar-benar sesuai dengan permintaan pasar.
3. Dapat menentukan kampanye dan periklanan yang paling efektif.
4. Dapat mengarahkan dana promosi yang tersedia melalui media yang tepat bagi segmen yang diperkirakan akan menghasilkan keuntungan yang lebih besar.
5. Dapat digunakan untuk mengukur usaha promosi sesuai dengan masa atau periode-periode dimana reaksi pasar cukup besar.
Gitosudarmo (2000) menambahkan manfaat segmentasi pasar ini, sebagai berikut:
1. Dapat membedakan antara segmen yang satu dengan segmen lainnya.
2. Dapat digunakan untuk mengetahui sifat masing-masing segmen.
3. Dapat digunakan untuk mencari segmen mana yang potensinya paling besar.
4. Dapat digunakan untuk memilih segmen mana yang akan dijadikan pasar sasaran.
Sekalipun tindakan segmentasi memiliki sederetan keuntungan dan manfaat, namun juga mengandung sejumlah resiko yang sekaligus merupakan kelemahan-kelemahan dari tindakan segmentasi itu sendiri, antara lain:
1. Biaya produksi akan lebih tinggi, karena jangka waktu proses produksi lebih pendek.
2. Biaya penelitian/ riset pasar akan bertambah searah dengan banyaknya ragam dan macam segmen pasar yang ditetapkan.
3. Biaya promosi akan menjadi lebih tinggi, ketika sejumlah media tidak menyediakan diskon.
4. Kemungkinan akan menghadapi pesaing yang membidik segmen serupa.
Bahkan mungkin akan terjadi persaingan yang tidak sehat, misalnya kanibalisme sesama produsen untuk produk dan segmen yang sama.
Hal-hal Yang Perlu Diperhatikan Dalam Melakukan Segmentasi
Pengusaha yang melakukan segmentasi pasar akan berusaha mengelompokkan konsumen kedalam beberapa segmen yang secara relatif memiliki sifat-sifat homogen dan kemudian memperlakukan masing-masing segmen dengan cara atau pelayanan yang berbeda.
Seberapa jauh pengelompokkan itu harus dilakukan, nampaknya banyak faktor yang terlebih dahulu perlu dicermati. Faktor-faktor tersebut antara lain sebagai berikut:
1. Variabel-Variabel Segmentasi
Sebagaimana diketahui bahwa konsumen memiliki berbagai dimensi yang dapat digunakan sebagai dasar untuk melakukan segmentasi pasar. Penggunaan dasar segmentasi yang tepat dan berdaya guna akan lebih dapat menjamin keberhasilan suatu rencana strategis pemasaran. Salah satu dimensi yang dipandang memiliki peranan utama dalam menentukan segmentasi pasar adalah variabel-variabel yang terkandung dalam segmentasi itu sendiri, dan oleh sebab ituperlu dipelajari.
Dalam hubungan ini Kotler (1995) mengklasifikasikan jenis-jenis variabel segmentasi sebagai berikut:
1.Segmentasi Geografi
Segmentasi ini membagi pasar menjadi unit-unit geografi yang berbeda, seperti negara, propinsi, kabupaten, kota, wilayah, daerah atau kawasan. Jadi dengan segmentasi ini, pemasar memperoleh kepastian kemana atau dimana produk ini harus dipasarkan.
2. Segmentasi Demografi
Segmentasi ini memberikan gambaran bagi pemasar kepada siapa produk ini harus ditawarkan. Jawaban atas pertanyaan kepada siapa dapat berkonotasi pada umur, jenis kelamin, jumlah anggota keluarga, siklus kehidupan keluarga seperti anak-anak, remaja, dewasa, kawin/ belum kawin, keluarga muda dengan satu anak, keluarga dengan dua anak, keluarga yang anak-anaknya sudah bekerja dan seterusnya. Dapat pula berkonotasi pada tingkat penghasilan, pendidikan, jenis pekerjaan, pengalaman, agama dan keturunan
misalnya: Jawa, Madura, Bali, Manado, Cina dan sebagainya.
3. Segmentasi Psikografi
Pada segmentasi ini pembeli dibagi menjadi kelompok-kelompok berdasarkan:
a. Status sosial, misalnya: pemimpin masyarakat, pendidik, golongan elite, golongan menengah, golongan rendah.
b. Gaya hidup misalnya: modern, tradisional, kuno, boros, hemat, mewah dan sebagainya.
c. Kepribadian, misalnya: penggemar, pecandu atau pemerhati suatu produk.
4. Segmentasi Tingkah Laku
Segmentasi tingkah laku mengelompokkan pembeli berdasarkan pada pengetahuan, sikap, penggunaan atau reaksi mereka terhadap suatu produk. Banyak pemasar yakin bahwa variabel tingkah laku merupakan awal paling baik untuk membentuk segmen pasar.
Segmentasi perilaku dapat diukur menggunakan indikator sebagai berikut:
1. Manfaat yang dicari
Salah satu bentuk segmentasi yang ampuh adalah mengelompokkan pembeli menurut manfaat berbeda yang mereka cari dari produk. Segmentasi manfaat menuntut ditemukannya manfaat utama yang dicari orang dalam kelas produk, jenis orang yang mencari setiap manfaat dan merek utama yang mempunyai setiap manfaat. Perusahaan dapat menggunakan segmentasi manfaat untuk memperjelas segmen manfaat yang mereka inginkan, karakteristiknya serta merek utama yang bersaing. Mereka juga dapat mencari manfaat baru dan meluncurkan merek yang memberikan manfaat tersebut.
2. Status Pengguna
Pasar dapat disegmentasikan menjadi kelompok bukan pengguna, mantan pengguna, pengguna potensial, pengguna pertama kali dan pengguna regular dari suatu produk. Pengguna potensial dan pengguna regular mungkin memerlukan imbauan pemasaran yang berbeda.
3. Tingkat Pemakaian
Pasar dapat juga disegmentasikan menjadi kelompok pengguna ringan, menengah dan berat. Jumlah pengguna berat sering kali hanya persentase kecil dari seluruh pasar, tetapi menghasilkan persentase yang tinggi dari total pembelian. Pengguna produk dibagi menjadi dua bagian sama banyak, sebagian pengguna ringan dan sebagian lagi pengguna berat menurut tingkat pembelian dari produk spesifik.
4. Status Loyalitas
Sebuah pasar dapat juga disegmentasikan berdasarkan loyalitas konsumen. Konsumen dapat loyal terhadap merek, toko dan perusahaan. Pembeli dapat dibagi menjadi beberapa kelompok menurut tingkat loyalitas mereka. Beberapa konsumen benar-benar loyal, mereka selalu membeli satu macam merek. Kelompok lain agak loyal,mereka loyal pada dua merek atau lebih dari satu produk atau menyukai satu merek tetapi kadang-kadang membeli merek lain. Pembeli lain tidak menunjukkan loyalitas pada merek apapun. Mereka mungkin ingin sesuatu yang baru setiap kali atau mereka membeli apapun yang diobral.
Segmentasi pasar merupakan langkah pertama dalam strategi pemasaran tiga tahap. Strategi pemasaran tiga tahap yaitu:
Segmentasi pasar banyak digunakan oleh para pelaku bisnis, diantaranya:
Studi segmentasi pasar direncanakan untuk mengetahui kebutuhan dan keinginan berbagai kelompok spesifik, sehingga barang dan jasa khusus dapat dikembangkan dan ditingkatkan untuk memuaskan kebutuhan setiap kelompok.
Studi segmentasi juga digunakan untuk menuntun perancangan ulang atau pengaturan ulang posisi produk tertentu atau penambahan segmen baru. Riset segmentasi digunakan oleh para pemasar , berbagai stasiun TV dan radio sampai surat kabar dan majalah untuk:
DASAR SEGMENTASI PASAR
Dalam menyusun strategi segmentasi, langkah pertama yang harus dilakukan adalah memilih dasar yang paling tepat untuk membagi pasar. Sembilan kategori utama karakteristik konsumen yang menjadi dasar untuk melakukan segmentasi adalah:
1. Segmentasi Geografis
Pada segmentasi geografis, pasar dibagi menurut tempat. Teori dalam strategi ini adalah bahwa orang yang tinggal di daerah yang sama memiliki kebutuhan dan keinginan yang serupa, dan bahwa kebutuhan dan keinginan ini berbeda dari kebutuhan dan keinginan orang-orang yang tinggal di daerah-daerah lain. Sebagai contoh, penjualan produk makanan tertentu dan/atau bermacam-macam makanan lebih baik di satu daerah daripada di berbagai daerah lain. Misalnya, nasi gudeg penjualan paling baik di Yogyakarta, sate ayam penjualan paling baik di Madura, buah apel penjualan paling baik di Malang, dll.
Segmentasi geografis merupakan strategi yang berguna bagi banyak pelaku pemasaran. Menemukan berbagai perbedaan berdasarkan geografis relative mudah untuk berbagai produk. Di samping itu, segmen-segmen geografis dapat dicapai dengan mudah melalui media local, yang mencakup surat kabar, TV, radio, dan majalah.
2. Segmentasi Demografis
Karakteristik demografis yang paling sering digunakan sebagai dasar untuk segmentasi pasar antara lain:
3. Segmentasi Psikologis
Karakteristik psikologis merujuk ke sifat-sifat diri atau hakiki konsumen perorangan. Strategi segmentasi konsumen sering didasarkan pada berbagai variabel psikologis khusus. Misalnya, para konsumen dapat dibagi menurut motivasi, kepribadian, persepsi, pengetahuan, dan sikap.
4. Segmentasi Psikografis
Bentuk riset konsumen terapan ini biasa disebut analisis gaya hidup. Profil psikografis salah satu segmen konsumen dapat dianggap sebagai gabungan berbagai kegiatan (activities), minat (interests), dan pendapat (opinions) (AIO) konsumen yang dapat diukur. Dalam bentuk yang paling umum, studi psikografis AIO menggunakan serangkaian pernyataan (daftar pernyataan psikografis) yang dirancang untuk mengenali berbagai aspek yang relevan mengenai kepribadian, motif membeli, minat, sikap, kepercayaan, dan nilai-nilai konsumen.
5. Segmentasi Sosial Budaya
Berbagai variabel sosiologis (kelompok) dan antropologis (budaya) yaitu variabel sosial budaya menjadi dasar-dasar lebih lanjut bagi segmentasi pasar. Sebagai contoh, berbagai pasar konsumen telah berhasil dibagi lagi menjadi berbagai segmen berdasarkan tahap dalam siklus kehidupan keluarga, kelas sosial, nilai-nilai budaya inti, keanggotaan subbudaya, dan keanggotaan lintas budaya.
6. Segmentasi Terkait Pemakaian
Bentuk segmentasi ini sangat popular dan efektif dalam menggolongkan konsumen menurut karakteristik produk, jasa, atau pemakaian merek, seperti tingkat pemakaian, tingkat kesadaran, dan tingkat kesetiaan terhadap merek. Segmentasi tingkat pemakaian membedakan antara pemakai berat, pemakai menengah, pemakai ringan, dan bukan pemakai produk, jasa, atau merek khusus.
7. Segmentasi Situasi Pemakaian
Para pemasar memfokuskan pada situasi pemakaian sebagai variabel segmentasi disebabkan oleh kesempatan atau situasi sering menentukan apa yang akan dibeli atau dikonsumsi para konsumen.
8. Segmentasi Manfaat
Berubahnya gaya hidup memainkan peran utama dalam menentukan manfaat produk yang penting bagi konsumen, dan memberikan peluang bagi pemasar untuk memperkenalkan produk dan jasa baru. Segmentasi manfaat dapat digunakan untuk mengatur posisi berbagai merek ke dalam golongan produk yang sama.
9. Segmentasi Gabungan
Tiga pendekatan segmentasi gabungan (hybrid segmentation approach) adalah:
KRITERIA UNTUK MEMBIDIK SEGMEN PASAR SECARA EFEKTIF
Untuk menjadi target yang efektif, maka segmen pasar tertentu haruslah:
MELAKSANAKAN STRATEGI SEGMENTASI
Strategi Pemasaran yang Berbeda (Differential Marketing) adalah menentukan target beberapa segmen dengan menggunakan bauran pemasaran individual.
Strategi Pemasaran Terpusat (Concentrated Marketing) adalah menentukan target hanya satu segmen dengan satu bauran pemasaran unik.
Kontrasegmentasi adalah usaha untuk mengetahui kebutuhan yang lebih umum dan karakteristik konsumen yang akan diterapkan kepada anggota dua segmen atau lebih, dan menggabungkan kembali segmen-segmen itu ke dalam satu segmen yang lebih luas.
- Membagi pasar ke dalam kelompok-kelompok yang homogen.
- Memilih satu segmen atau lebih yang dijadikan target. Pemasar harus mengambil keputusan atas dasar bauran pemasaran yang khusus yaitu produk, harga, saluran, dan/atau daya tarik promosi khusus untuk setiap segmen yang berbeda.
- Menentukan product positioning (posisi produk) sehingga dirasakan oleh para konsumen di setiap segmen yang dibidik sebagai produk yang memberikan kepuasan lebih baik daripada berbagai penawaran bersaing lainnya.
Segmentasi pasar banyak digunakan oleh para pelaku bisnis, diantaranya:
- Para pemasar, karena strategi segmentasi pasar menguntungkan kedua belah pihak di pasar, para pemasar barabg-barang konsumen menjadi bergairah untuk melaksanakannya.
- Para pengecer, contohnya The Gap membidik berbagai segmen umur, pendapatan, dan gaya hidup di berbagai toko eceran yang berbeda.
- Hotel-hotel, membagi pasar mereka dan menargetkan jaringan hotel yang berbeda ke segmen pasar yang berbeda.
- Perusahaan manufaktur industry, membagi pasar-pasar mereka, seperti yang dilakukan organisasi nirlaba dan media.
- Badan-badan amal, seperti Palang Merah memfokuskan usaha-usaha pengumpulan dana pada “para penyumbang besar”.
- Beberapa Pusat Seni Drama, Musik, dan Seni Tari, membagi para pelanggan atas dasar pencarian manfaat dan telah berhasil meningkatkan pengunjung melalui daya tarik promosi khusus.
Studi segmentasi pasar direncanakan untuk mengetahui kebutuhan dan keinginan berbagai kelompok spesifik, sehingga barang dan jasa khusus dapat dikembangkan dan ditingkatkan untuk memuaskan kebutuhan setiap kelompok.
Studi segmentasi juga digunakan untuk menuntun perancangan ulang atau pengaturan ulang posisi produk tertentu atau penambahan segmen baru. Riset segmentasi digunakan oleh para pemasar , berbagai stasiun TV dan radio sampai surat kabar dan majalah untuk:
- Menutup kesenjangan produk,
- Mengenali media yang paling cocok untuk menempatkan iklan,
- Menentukan karakteristik pemirsa dan pendengar serta mengumumkan temuan-temuan untuk menarik para pemasang iklan yang mencari pendengar yang serupa.
DASAR SEGMENTASI PASAR
Dalam menyusun strategi segmentasi, langkah pertama yang harus dilakukan adalah memilih dasar yang paling tepat untuk membagi pasar. Sembilan kategori utama karakteristik konsumen yang menjadi dasar untuk melakukan segmentasi adalah:
1. Segmentasi Geografis
Pada segmentasi geografis, pasar dibagi menurut tempat. Teori dalam strategi ini adalah bahwa orang yang tinggal di daerah yang sama memiliki kebutuhan dan keinginan yang serupa, dan bahwa kebutuhan dan keinginan ini berbeda dari kebutuhan dan keinginan orang-orang yang tinggal di daerah-daerah lain. Sebagai contoh, penjualan produk makanan tertentu dan/atau bermacam-macam makanan lebih baik di satu daerah daripada di berbagai daerah lain. Misalnya, nasi gudeg penjualan paling baik di Yogyakarta, sate ayam penjualan paling baik di Madura, buah apel penjualan paling baik di Malang, dll.
Segmentasi geografis merupakan strategi yang berguna bagi banyak pelaku pemasaran. Menemukan berbagai perbedaan berdasarkan geografis relative mudah untuk berbagai produk. Di samping itu, segmen-segmen geografis dapat dicapai dengan mudah melalui media local, yang mencakup surat kabar, TV, radio, dan majalah.
2. Segmentasi Demografis
Karakteristik demografis yang paling sering digunakan sebagai dasar untuk segmentasi pasar antara lain:
- Usia,
- Gender (jenis kelamin),
- Status perkawinan,
- Pendapatan, pendidikan, dan pekerjaan, dsb.
3. Segmentasi Psikologis
Karakteristik psikologis merujuk ke sifat-sifat diri atau hakiki konsumen perorangan. Strategi segmentasi konsumen sering didasarkan pada berbagai variabel psikologis khusus. Misalnya, para konsumen dapat dibagi menurut motivasi, kepribadian, persepsi, pengetahuan, dan sikap.
4. Segmentasi Psikografis
Bentuk riset konsumen terapan ini biasa disebut analisis gaya hidup. Profil psikografis salah satu segmen konsumen dapat dianggap sebagai gabungan berbagai kegiatan (activities), minat (interests), dan pendapat (opinions) (AIO) konsumen yang dapat diukur. Dalam bentuk yang paling umum, studi psikografis AIO menggunakan serangkaian pernyataan (daftar pernyataan psikografis) yang dirancang untuk mengenali berbagai aspek yang relevan mengenai kepribadian, motif membeli, minat, sikap, kepercayaan, dan nilai-nilai konsumen.
5. Segmentasi Sosial Budaya
Berbagai variabel sosiologis (kelompok) dan antropologis (budaya) yaitu variabel sosial budaya menjadi dasar-dasar lebih lanjut bagi segmentasi pasar. Sebagai contoh, berbagai pasar konsumen telah berhasil dibagi lagi menjadi berbagai segmen berdasarkan tahap dalam siklus kehidupan keluarga, kelas sosial, nilai-nilai budaya inti, keanggotaan subbudaya, dan keanggotaan lintas budaya.
6. Segmentasi Terkait Pemakaian
Bentuk segmentasi ini sangat popular dan efektif dalam menggolongkan konsumen menurut karakteristik produk, jasa, atau pemakaian merek, seperti tingkat pemakaian, tingkat kesadaran, dan tingkat kesetiaan terhadap merek. Segmentasi tingkat pemakaian membedakan antara pemakai berat, pemakai menengah, pemakai ringan, dan bukan pemakai produk, jasa, atau merek khusus.
7. Segmentasi Situasi Pemakaian
Para pemasar memfokuskan pada situasi pemakaian sebagai variabel segmentasi disebabkan oleh kesempatan atau situasi sering menentukan apa yang akan dibeli atau dikonsumsi para konsumen.
8. Segmentasi Manfaat
Berubahnya gaya hidup memainkan peran utama dalam menentukan manfaat produk yang penting bagi konsumen, dan memberikan peluang bagi pemasar untuk memperkenalkan produk dan jasa baru. Segmentasi manfaat dapat digunakan untuk mengatur posisi berbagai merek ke dalam golongan produk yang sama.
9. Segmentasi Gabungan
Tiga pendekatan segmentasi gabungan (hybrid segmentation approach) adalah:
- Profil Psikografis-Demografis
- Segmentasi Geodemografis
- VALS 2
KRITERIA UNTUK MEMBIDIK SEGMEN PASAR SECARA EFEKTIF
Untuk menjadi target yang efektif, maka segmen pasar tertentu haruslah:
- Dapat diidentifikasi,
- Mencukupi (dari sudut ukuran),
- Stabil atau bertumbuh,
- Dapat dimasuki (dapat dijangkau) dari sudut media maupun biaya.
MELAKSANAKAN STRATEGI SEGMENTASI
Strategi Pemasaran yang Berbeda (Differential Marketing) adalah menentukan target beberapa segmen dengan menggunakan bauran pemasaran individual.
Strategi Pemasaran Terpusat (Concentrated Marketing) adalah menentukan target hanya satu segmen dengan satu bauran pemasaran unik.
Kontrasegmentasi adalah usaha untuk mengetahui kebutuhan yang lebih umum dan karakteristik konsumen yang akan diterapkan kepada anggota dua segmen atau lebih, dan menggabungkan kembali segmen-segmen itu ke dalam satu segmen yang lebih luas.
Minggu, 01 September 2019
latihan soal soal marketing yaitu segmentasi kelas x
LATIHAN SOAL
KELAS X BDP
1. Ada lima konsep yang mendasari suatu
strategi pemasaran, yaitu:
a. Segmentasi pasar
b. Penentuan posisi pasar (market
positioning).
c. Strategi memasuki pasar (market entry
strategy).
d. Strategi marketing mix.
e.
Jawaban a, b, c dan d benar.
2. Segmentasi pasar merupakan dasar untuk
mengetahui bahwa setiap pasar itu terdiri atas beberapa segmen yang
berbeda-beda. Dalam setiap segmen
terdapat pembeli-pembeli yang mempunyai ....
a. Kebutuhan (needs) yang berbeda-beda.
b. Pola pembelian yang berbeda-beda.
c. Tanggapan yang berbeda-beda terhadap
berbagai macam penawaran.
d.
Jawaban a dan b benar.
e. Jawaban a, b dan c benar.
3. Tidak ada satupun perusahaan yang dapat
mencapai pasar dengan memuaskan ….
a. Semua pembeli.
b. Pemiliknya.
c. Pemasoknya.
d. Distributornya.
e. Pemerintah daerahnya.
4. Dasar-dasar yang dapat dipakai untuk
segmentasi pasar adalah faktor….
a. Demografi.
b. Geografis.
c. Sosiologis.
d. Psikologis.
e. Jawaban a, b, c dan d benar semua.
5. Faktor demografis segmentasi pasar dapat
berupa unsur….
a. Umur.
b. Jenis kelamin.
c. Agama.
d. Jawaban a dan b.
e. Jawaban a, b, dan c benar.
6. Ada syarat-syarat agar kegiatan
segmentasi pasar kita efektif (berhasil), yaitu:
a. Measurability.
b. Accessibility.
c. substantiality.
d. Jawaban a dan c benar.
e. Jawaban a, b dan c benar.
7. Marion Harper mengatakan bahwa mengelola
bisnis dengan baik adalah mengelola masa depan, dan mengelola masa depan adalah
....
a. membuat rencana.
b. belajar sungguh-sungguh.
c. membeli saham.
d. menuntut ilmu setinggi mungkin.
e. mengelola informasi.
8. Manajemen (pengelola) perusahaan/organisasi
harus selalu mengembangkan dan memelihara sistim informasi serta mempunyai keterampilan untuk melaksanakan ….
a. riset pemasaran.
b. penjualan.
c. rencana kerja.
d. pengamatan perusahaan dan pesaing.
e. wawancara dengan pelanggan.
9. Sepanjang sejarah perusahaan-perusahaan,
manajemen telah mencurahkan sebagian besar perhatiannya untuk mengelola
manusia, modal, material, dan mesin, tetapi melupakan unsur penting yang kelima
yaitu ....
a. pelanggan.
b. pinjaman dari bank.
c. informasi.
d. pasar produknya,
e. relasi bisnis.
10. Perkembangan pemasaran dari usaha yang
tadinya bersifat lokal ke regional/nasional bahkan internasional perlu didukung
oleh ....
a. modal yang besar.
b. pegawai yang banyak.
c. informasi yang akurat.
d. penjualan yang tinggi.
e. data masa lalu.
11. Suatu perusahaan seharusnya mempunyai
struktur yang berlanjut dan saling berkait dari orang, peralatan dan prosedur
yang ditujukan untuk mengumpulkan, menyaring, menganalisis dan membagikan
informasi yang spesifik, tepat waktu dan cermat untuk digunakan oleh manajemen
pemasaran, dikenal sebagai....
a. sistim informasi perusahaan.
b. sistim manajemen usaha.
c. manajemen informatika.
d. teknologi informasi pasar.
e. sistim informasi pemasaran.
12. Riset pemasaran adalah salah satu dari empat
komponen ....
a. sistim informasi perusahaan.
b. sistim manajemen usaha.
c. manajemen informatika.
d. teknologi informasi pasar.
e. sistim informasi pemasaran.
13. Untuk mengantisipasi perkembangan persaingan
yang semula dititik beratkan pada harga ke persaingan bukan harga, maka sangat
diperlukan ....
a. teman bisnis.
b. pedagang besar yang handal.
c. pengecer yang cekatan.
d. penelitian yang canggih.
e. informasi yang benar.
14. Perkembangan orientasi (arah) usaha
perusahaan/organisasi yang semula dari kebutuhan pembeli menjadi keinginan
pembeli, sangat membutuhkan ....
a. modal yang besar.
b. pegawai yang banyak.
c. informasi yang akurat.
d. penjualan yang tinggi.
e. data masa lalu.
15. Disain, pengumpulan, analisis dan pelaporan
yang sistematis atas data dan segala penemuan yang relevan dengan situasi
pemasaran tertentu yang dihadapi perusahaan, disebut sebagai....
a. sistem intelijen pemasaran.
b. riset pemasaran.
c. sistem pemasaran analisis.
d. sistem pelaporan internal.
e. jawaban a, b, c dan d benar semua.
16. Ruang lingkup riset pemasaran meliputi....
a. penentuan karakteristik pasar.
b. pengukuran potensi pasar.
c. analisis pangsa pasar.
d. analisis penjualan.
e. semua jawaban benar.
17. Perusahaan yang menghimpun informasi tentang
konsumen dan perdagangan secara periodik untuk kemudian menjualnya kepada
kliennya, dikenal sebagai perusahaan ....
a. sindikat jasa riset.
b. riset pemasaran menurut pesanan.
c. riset pemasaran khusus.
d. sindikat riset khusus.
e. jasa riset khusus.
18. Riset pemasaran dimaksudkan untuk memahami
... dengan lebih baik.
a. calon pelanggan.
b. usaha-usaha pesaing.
c. masalah pemasaran.
d. pemasaran barang/jasa.
e. penjualan.
19. Persyaratan riset/penelitian adalah....
a. sistimatis.
b. berencana.
c. mengikuti konsep ilmiah.
d. jawaban a dan c benar.
e. jawaban a, b dan c benar.
20. Langkah pertama dalam riset pemasaran yang
efektif (berhasil) adalah ....
a. mengembangkan sumber informasi.
b. mengumpulkan informasi.
c. menganalisis informasi.
d. menyajikan penemuan.
e. menetapkan masalah dan tujuan riset.
21. Sistimatika yang menjadi syarat riset
bertujuan untuk ....
a. efektifitas kegiatan.
b. efisiensi kegiatan.
c. survai awal.
d. merumuskan masalah.
e. melakukan studi kepustakaan.
22. Data primer diperoleh dengan cara....
a. mengeksplorasi perpustakaan.
b. membaca majalah.
c. mewawancarai sumber informasi.
d. membaca buku-buku.
e. mengumpulkan data pemerintah.
23. Informasi yang sudah tersedia/telah
dikumpulkan dengan tujuan lain, dapat kita gunakan sebagai ...
a. data primer.
b. data sekunder.
c. data tersier.
d. data serba guna.
e. semua jawaban benar.
24. Pendekatan riset dapat berupa ....
a. observasi/pengamatan.
b. survai
c. eksperimen.
d. kelompok utama.
e. semua jawaban benar.
25. Perangkat riset dapat berupa ....
a. kuesioner/daftar pertanyaan.
b. peralatan mekanis.
c. survai.
d. jawaban a dan b benar.
e. jawaban a, b dan c benar.
26. Contoh sumber data sekunder yang berasal dari
dalam perusahaan yaitu ....
a. laporan Rugi-Laba perusahaan.
b. Neraca. keuangan.
c. Data penjualan.
d. jawaban a dan b benar.
e. jawaban a, b dan c benar.
27. Ada beberapa macam metode pokok dalam
menghimpun data primer, yaitu ….
a. observasi.
b. kelompok fokus.
c. survai.
d. eksperimen.
e. jawaban a, b, c dan d benar semua.
28. Melihat secara mendalam mengenai persepsi
konsumen, sikap konsumen, dan kepuasannya, yang merupakan aspek penting dalam
mendefinisikan masalah yang harus diteliti secara formal.
a. observasi.
b. kelompok fokus.
c. survai.
d. eksperimen.
e. jawaban a, b, c dan d benar semua.
29. Metode yang cocok untuk riset yang bersifat
penyelidikan adalah ….
a. observasi.
b. kelompok fokus.
c. survai.
d. eksperimen.
e. jawaban a, b, c, dan d benar semua.
30. Jika kita ingin mengetahui apa yang dimakan
dan diminum oleh para peserta diklat (siswa) SMK Negeri 43, kita dapat
mengetahui jawabannya dari ....
a. pemilik kantin.
b. sampahnya.
c. peserta diklatnya sendiri.
d. jawaban a dan c benar.
e. jawaban a, b dan c benar.
ESSAY :
1. Jelaskan
Pengertian Pasar !
Pasar adalah tempat bertemunya pembeli dan penjual
untuk melakukan transaksi jual beli barang atau jasa. Menurut ilmu ekonomi,
pasar berkaitan dengan kegiatannya bukan tempatnya.
2. Sebutkan dan
jelaskan funsi pasar !
·
Fungsi
Distribusi
Dalam kegiatan distribusi, pasar berfungsi mendekatkan
jarak antara konsumen dengan produsen dalam melaksanakan transaksi. Pasar
memiliki fungsi distribusi menyalurkan barang-barang hasil produksi kepada
konsumen.
·
Fungsi
Pembentukan Harga
Sebelum terjadi transaksi jual beli terlebih dahulu
dilakukan tawar menawar, sehingga diperoleh kesepakatan harga antara penjual
dan pembeli. Dalam proses tawar menawar itulah keinginan kedua belah pihak
(antara pembeli dan penjual) digabungkan untuk menentukan kesepakatan harga,
atau disebut harga pasar.
·
Fungsi
Promosi
Pasar merupakan sarana paling tepat untuk ajang
promosi, karena di pasar banyak dikunjungi para pembeli. Pelaksanaan promosi
dapat dilakukan dengan berbagai cara, misalnya memasang spanduk, membagikan
leaflet atau brosur penawaran, membagikan sampel atau contoh produk kepada
calon pembeli, dan sebagainya.
3. Apa yang
dimaksud Analisa Pasar ?
analisis pasar adalah suatu penganalisisan atau
penyelenggaraan untuk mempelajari berbagai masalah pasar. Analisis
pasar akan menyangkut lokasi pasar, luasnya pasar,
sifatnya pasar dan karakteristik pasar
4. Sebutkan
langkah langkah melakukan analisa Pasar !
·
Menentukan
Pasar Relevan (Relevant Market)
·
Menganalisis
Permintaan Primer untuk Pasar Relevan
·
Menganalisis
Permintaan Selektif Dalam Pasar Relevan
·
Menetapkan
Segmen Pasar
·
Menilai
Persaingan
·
Mengidentifikasi
Pasar Sasaran Potensial
5. Jelaskan
pengertian Segmentasi Pasar !
Segmentasi pasar adalah kegiatan membagi suatu pasar
menjadi kelompok-kelompok pembeli yang berbeda yang memiliki kebutuhan,
karakteristik, atau perilaku yang berbeda yang mungkin membutuhkan produk atau
bauran pemasaran yang berbeda.
Langganan:
Postingan (Atom)
Syarat dan Ketentuan Program Afiliasi Shopee,Tokopedia, Lazada
A. Tujuan Pembelajaran Setelah melakukan kegiatan mengamati, mengeksplorasi, mengasosiasi, dan mengkomunikasikan tentang materi afiliasi ma...
-
1. Pengertian SEO (Search Engine Optimization ) Search Engine Optimization atau SEO adalah upaya mengoptimasi website untuk mendapatkan peri...
-
Jangan lupa subscribe youtube channel saya : Aisyah Gumarang Jangan lupa juga follow instagram saya @_asyh Terimakasih✨ B. Materi Cara mena...
-
A. Tujuan Pembelajaran Setelah melakukan kegiatan mengamati, mengeksplorasi, mengasosiasi, dan mengkomunikasikan tentang materi marketplac...
